(Jakarta, MADINA): Festival kuliner Pecenongan Sabtu (3/1) dibuka Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Festival kuliner diadakan berkenaan dengan perayaan Chap Gomeh. Selain festival kuliner panitia menggelar satu agenda spektakuler yaitu lontong terpanjang dan terbesar disajikan pada acara tersebut.
Dikatakan ketua panitia Linda bahwa lontong terpanjang dan terbesar sengaja ditampilkan sebagai daya tarik tersendiri. Panjang lontong 151 meter, serta lontong terbesar 2,75 cm dengan diameter 34 cm. Lontong yang disajikan memecahkan rekor muri berdasarkan keputusan dewan juri No 5052/2012. Piagama rekor muri disampaikan Andri .
Menurut Hj Anisah, lontong terpanjang dibuat selama 2 hari, menghabiskan beras sebanyak 4 karung ukuran beras 50 kg, sedangkan lontong terbesar hanya satu hari, menghabiskan beras 75 kg beras biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 10 juta dikerjakan 20 orang. Dana diperoleh dari bantuan Walikota Jakarta Pusat.
Sementara itu Fauzi Bowo mengatakan bahwa kerukunan dan keragaman sudah menjadi ciri warga Jakarta, maka harus terus dijaga serta dipelihara, agar jangan sampai hilang. Bila ada orang lain yang ingin merusak kerukunan maupun keragaman ini akan berhadapan dengan masyarakat Jakarta.
Usai membuka festival kuliner pecenongan, gubernur bersama walikota Jakarta pusat beserta jajaran terkait lainnya meninjau secara langsung lontong terpanjang dan terbesar itu, tapi ketika gubernur melihat lontong terpanjang dan terbesar hasil karya ibu-ibu PKK ternyata lontong terpanjang dan terbesar sudah ludes dipreteli pengunjung. ( leg)