Saturday, May 19, 2012
    
first
  
last
 
 
start
stop
first
  
last
 
 
start
stop
first
  
last
 
 
start
stop

(Jakarta, MADINA): Gerakan Program Percepatan Pemberdayaan Masyarakat  Propinsi DKI Jakarta, merupakan gerakan mempercepat pemberdayaan masyarakat. Seperti yang dilakukan masyarakat RW 06, Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat.  RW 06, merupakan salah satu RW  dari 69 RW Binaan di Jakarta Pusat.  Semua RW binaan yang ada di DKI, hendaknya berusaha menjadi contoh bagi RW-RW lain. Kalau semua RW menjadi RW binaan dan meningkat menjadi RW unggulan, maka DKI Jakarta akan lebih cepat menjadi  sejahatera. Kesejahteraan warga DKI Jakarta tidak tertumpu kepada kekuatan pemerintah, tetapi juga tertumpu kepada kekutan masyarakat.

Gubernur DKI Fauzi Bowo mengungkapkan demikian saat meninjau berbagai kegiatan  yang dilaksanakan warga RW Binaan 06, Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (4/1).

Yang perlu dipikirkan, lanjut Fauzi Bowo, adalah bagaimana mengangkat potensi yang ada di masyarakat dan bagaimana masyarakat bisa diberdayakan, sehingga masyarakat  paling tidak dapat mengurusi dirinya sendiri dan tidak menjadi beban sosial bagi lingkungannya. Potensi ini, menurut Fauzi Bowo, ada dimana-mana. Tetapi bagaimana mengorganisisr potensi tersebut,  sehingga memberikan manfaat bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk orang lain. “Inilah pembangunan yang bertumpu pada masyarakat dan ini baru merupakan tahap awal,” tegas Fauzi.

Lima tahun mendatang melalui program itu,  diharapkan akan menjadi kekuatan yang luar bisa untuk membangun masyarakat. Untuk  mempercepat program akselerasi percepatan pemberdayaan masyarakat, lanjut Fauzi Bowo, dirinya meminta bantuan kepada Ketua Yayasan Damandiri Prof Dr Haryono Suyono yang telah memiliki program Posdaya, seperti di DKI yang disebut Rukodaya. “Keberhasilan itu akan membuat bangga warga dan masyarakat Jakarta,” ujar dia.

Selain itu, Fauzi Bowo mengapresisi berbagai gerakan yang dilakukan kaum ibu baik yang ada di  kelurahan, RW, dan RT. “Ibu-ibu di RT, RW, dan di kelurahan adalah motor penggerak  utama  di akar rumput,” tambahnya.

Melalui peran ibu-ibu yang memiliki potensi luar biasa itu,  banyak hal yang  berkaitan dengan kesejahateran masyarakat, kesehatan masayarakat, dan pendidikan masyarakat. Gerakan ibu-ibu diharapkan semakin hari semakin dapat dirasakan oleh masyarakat.  RW 06 sebagai RW binaan memiliki berbagai kegiatan yang dilakukan oleh ibu-ibu, seperti tanaman obat keluarga, taman bacaan,  tanaman sayuran,  kelompok usaha bersama, tanaman produktif, penanganan sampah terpadu, CSR dari berbagai perusahaan, KB, PAUD, Posyandu, dan  Lansia.

Dengan semakin banyaknya Lansia, harap Gubernur, perlu diupayakan adanya informasi dan komunikasi untuk menjaga kesehatan para Lansia.  Selain itu, Fauzi Bowo berjanji  akan memberlakukan wajib belajar 12 tahun dan tuntas 2014, sambil  beharap lebih banyak anak yang masuk sekolah kejuruan agar mudah mendapatkan pekerjaan.(sy/M4)





Damandiri

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8