Thursday, February 23, 2012

(Jakarta, MADINA): Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali, salah satu kandidat ketua MA, mengatakan hakim agung tidak mungkin tergoda oleh politik uang. "Hakim agung itu kan semua tangguh, intelektual, nggak mungkin lah mau tergoda," kata Hatta, saat dikonfirmasi wartawan terkait isu politik uang dalam pemilihan ketua MA di sela acara workshop di Jakarta, hari ini.

Hatta juga membantah dirinya sudah melakukan lobi-lobi kepada hakim agung lainnya serta politik uang dalam pemilihan ketua MA yang akan digelar pada 8 Februari 2012 mendatang.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua Muda Pidana Khusus Djoko Sarwoko mengungkapkan bahwa ada beberapa kandidat calon ketua MA sudah melakukan "door-to-door" meminta bantuan ke hakim agung lainnya. Djoko yang menyatakan tidak akan menggunakan hak untuk dipilih menjadi ketua MA ini menyebut Hatta Ali sebagai kandidat sebagai pengganti Harifin Tumpa.

Dia juga mengatakan bahwa Hatta Ali sosok hakim karier muda yang memiliki catatan cemerlang semasa menjadi pengadil. Djoko juga menyebut Hatta Ali masih muda, yakni berumur 62 tahun, sehingga bisa memimpin MA dalam jangka waktu panjang.

Dalam pemberitaan sebelumnya, ada beberapa calon hakim agung secara pengalaman dan pemangku jabatan struktural, yakni 11 orang yang berpeluang menggantikan Harifin Andi Tumpa. Mereka adalah Wakil Ketua MA bidang Yudisial Abdul Kadir Mappong, Wakil Ketua MA bidang Non-Yudisial Ahmad Kamil, Ketua Muda Tata Usaha Negara (TUN) Paulus Effendi Lotulung, Ketua Muda Pidana Umum Artidjo Alkostar Ketua Muda Agama Andi Syamsu Alam.

Selanjutnya Ketua Muda Perdata Atja Sodjadja, Ketua Muda Perdata Khusus Mohammad Saleh, Ketua Muda Militer Imron Anwari, Ketua Muda Pembinaan Widayatno Sastro Hardjono dan Ketua Muda Pengawasan Hatta Ali. (leg)