(Jakarta, MADINA): Sektor industri tetap merupakan sektor yang terbesar peranannya dalam perekonomian nasional. Industri pengolahan non migas, merupakan lapangan usaha yang memberikan kontribusi terbesar yaitu sebesar + 24% terhadap perekonomian nasional pada 2011.
Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian (Sekjen Kemenperin) Anshari Bukhari mengatakan hal itu kepada wartawan, sehari sebelum penyerahan penghargaan (Upakarti) pemerintah di bidang industri tahun 2011 di kantor Kepresidenan, di kantor Kemenperin, Jakarta, Rabu (4/1).
Menurut Anshari Bukhari, pertumbuhan sektor industri pengolahan non migas mengalami peningkatan. Sampai pada triwulan III tahun 2011 mencapai 6,49%, lebih tinggi dari pertumbuhan industri non migas tahun 2010, yaitu sebesar 5,09%. Pertumbuhan ini, merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.
“Industri tidak akan berkembang kalau para pelaku industri atau institusi lain tidak men-support (mendukung) dalam rangka pengembangan sektor industri ini,” katanya.
Pertumbuhan industri ini, lanjut Anshari Bukhari, juga dikarenakan adanya dukungan kebijakan (regulasi) dan insentif dari Kemenperin yang memberi kemudahan kepada para pelaku usaha.
Untuk tahun 2012, pungkas Anshari Bukhari, Kemenperin akan terus mengampanyekan industri dengan teknologi hijau (ramah lingkungan). (mur/M4)