Saturday, May 19, 2012

(Jakarta, MADINA): Sebagai aparatur Pemerintah di bidang industri yang menuntut profesionalisme, efisien, dan integritas tinggi, maka ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti, antara lain,  menuntaskan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan tempat kita bertugas.

Menteri Perindustrian (Menperin) Ir Moh Sulaeman Hidayat SE menyampaikan hal itu kepada pejabat Eselon II, III, dan IV yang baru dilantik di lingkungan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), di kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis lalu.

Menurut Moh Sulaeman Hidayat, penuntasan pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan tempat bertugas dimaksud, adalah melanjutkan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di semua lini. “Bangun tata kelola dan tata laksana birokrasi yang makin produktif, professional, dan akuntabel. Berikan pelayanan birokrasi yang makin cepat, akurat, dan makin baik,” terangnya.

Untuk  hal berikutnya, Moh Sulaeman Hidayat menekankan para pejabat Eselon II, III dan IV yang baru dilantik  agar lebih meningkatkan jalinan kerjasama produktif dengan semua pemangku kepentingan pembangunan.

Menteri menginstruksikan agar membangun jajaran birokrasi yang siap merespon berbagai tantangan pembangunan secara konstruktif. “Ciptakan terobosan dan inovasi dalam memberikan layanan publik terbaik bagi masyarakat, berikan layanan publik yang cepat dan tepat. Lanjutkan kerja keras dan kerja cerdas dalam pengabdian kita sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah,” tegasnya.

Moh Sulaeman Hidayat mengatakan, pastikan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat tampil sebagai profesi yang ikut meningkatkan daya saing bangsa melalui kehadiran pelayanan birokrasi, pelayanan publik yang berkualitas, dan dapat dibanggakan. “Mari kita sempurnakan jajaran  birokrasi yang tangguh dan berwibawa. Jangan ragu untuk melakukan perombakan, pergantian, revitalisasi dalam penyelenggaraan birokrasi yang dinilai berpotensi mengurangi produktifitas, dan menghambat akselerasi laju penyelenggaraan pembangunan,” ujarnya.

Moh Sulaeman Hidayat meminta kepada jajaran pejabat yang baru saja dilantik untuk terus ke depankan semangat kebersamaan untuk bangsa dan negara. “Lanjutkan pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor), kolusi, dan nepotisme. Untuk itu, maka perlu dicamkan kembali bahwa setiap jabatan mengandung tugas, amanah, dan kepercayaan, maka saya mengharapkan agar saudara-saudara dapat memberdayakan segala sarana, potensi yang tersedia, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga kualitas kerja dalam mendukung tugas pokok Kemenperin semakin dapat ditingkatkan,” urainya.

Di samping itu, lanjut Moh Sulaeman Hidayat, kepercayaan yang diberikan pimpinan merupakan suatu kehormatan yang menuntut tanggung jawab tinggi, sehingga diperlukan kerja keras, kesungguhan, ketekunan, menjauhkan diri dari korupsi, kolusi, dan nepotismne (KKN) demi terwujudnya tata pemerintahan yang baik,” pungkasnya. (mur/M4)