Saturday, May 19, 2012

(Jakarta, MADINA): Menteri Perindustrian (Menperin) Ir Mohamad Sulaeman Hidayat SE menegaskan, krisis ekonomi Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang saat ini masih terjadi telah dirasakan dampaknya terhadap laju pertumbuhan industri tekstil nasional.

Hal itu disampaikannya pada acara Breakfast Meeting di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu  lalu.

Menurut Mohamad Sulaeman Hidayat, karakteristik industri tekstil  yang terkena dampak krisis ekonomi AS dan Eropa adalah  industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) dengan verifikasi high end (barang jadi) yang diekspor ke AS dan Eropa.

Namun, Mohamad Sulaeman Hidayat optimis krisis ekonomi AS dan Eropa  ini tidak berdampak pada sektor industri nasional jenis lainnya. "Antisipasi kita dari krisis ekonomi AS dan Eropa ini, adalah mencari tahu  pengaruh dari riil sektor sebetulnya, bagaimana demand atau permintaan barang  untuk produk tekstil kita ke pasar Amerika dan Eropa, karena masalah daya beli, masalah prioritas mereka, dan itu yang kita sikapi saat ini," pungkas Mohamad Sulaeman Hidayat. (mur)