|
Beranda
|
Wawancara
|
Wawancara dengan Radhar Panca DahanaPengantar: Selasa, 25/08/2009 04:43 WIB  Sastrawan Radhar Panca Dahana Terima Kuntowijoyo Award 2009 Jakarta – Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana terpilih sebagai penerima Kuntowijoyo Award 2009. Ini juga merupakan anugerah Kuntowijoyo Award untuk tahun pertama. “Kuntowijoyo Award adalah sebuah ikhtiar untuk menularkan dan menghidupkan semangat yang telah ditunjukkan oleh Kuntowijoyo almarhum,” kata Penanggungjawab Penganugerahan Kuntowijoyo Award, Putut Widjanarko, dalam rilis yang diterima detikcom, Senin (24/8/2009). |
|
Internasional
MINDANAO: DAMAI DI TANGAN KAUM MUDA Sekelompok intelektual Muslim yang masih muda sependapat bahwa mereka harus menanam damai di kampung halaman mereka, Mindanao, Filipina. Mereka bukan hanya muda, tapi berbekal pengetahuan luas dan keterampilan mutakhir. Mereka bergabung sepulang menuntut ilmu di bagian lain di Filipina atau di negeri jauh, menyuburkan perdamaian dan kestabilan di wilayah konflik berpenduduk mayoritas Islam itu. |
|
|
| Israel dituduh melakukan kejahatan perang di Gaza. Serdadu dan perwira militer mereka mengaku memang membunuhi warga sipil. Ada enam kejahatan yang dilakukan. Israel kini sedang menghadapi ancaman serius. Persekutuan Bangsa Bangsa (PBB) sudah membentuk tim pencari fakta kejahatan perang terkait dengan serangan 22 hari Israel ke Jalur Gaza Januari lalu. |
|
|
Inspirasi dan Toleransi
Kapitalisme Islam adalah Kapitalisme Humanis Tulisan ini merupakan versi ringkas dari makalah yang disampaikan pada acara Sewindu Jaringan Islam Liberal, tema “Islam dan Kapitalisme”, tanggal 23 Maret 2009, di Jakarta Oleh: M. Dawam Rahardjo “Islam and Capitalism”, karya Marxisme Rodinson, yang terbit perdana pada tahun 1966, adalah sebuah buku unik tentang ekonomi-politik Islam hingga sekarang. Yang menarik perhatian adalah Rodinson -- yang pernah bergabung dalam Partai Komunis Prancis pada tahun 1937, walaupun kemudian meninggalkannya -- mengambil kesimpulan bahwa Islam lebih dekat dengan Kapitalisme daripada Sosialisme. |
|
|
| “Philosophy Emerging from Culture: Islamic Thought and Indonesian Culture” Oleh: Ahmad Y Samantho Bangsa Indonesia dengan khazanah keragaman budaya dan agama serta pemikiran filosofisnya ternyata menyimpan potensi besar yang mengundang para filosof dan pemikir dunia untuk datang dan menelitinya. Prof. Dr. George Francis Mc.Lean, Direktur Council for Research in Values and Philosophy (CRVP) Catholic University of America Washington DC, berkerja sama dengan Islamic College for Advanced Studies (ICAS) Jakarta dan Penerbit Mizan memboyong 5 tokoh pemikir dan cendikiawan kelas dunia untuk bersafari keliling ke 10 Universitas terkemuka di 5 kota di Pulau Jawa (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Subaraya, dan Malang. |
|
|
|
Artikel
Tidak Roma, Tidak Indonesia: Mencicipi Industri Buku di Zaman Romawi Kuno lewat Kacamata Mary Beard Oleh Abu Fikri Muhammad, Editor Buku Anda tentu masih ingat beberapa adegan mencekam dalam film Gladiator garapan Ridley Scott kan? Sedikit mengingatkan Anda, Gladiator adalah sebuah film sejarah produksi tahun 2000 dengan bintang-bintang kondang, antara lain, Russell Crowe, Joaquin Phoenix, Connie Nielsen, Djimon Hounsou dan Richard Harris. Film ini memenangkan lima piala Oscar (Academy Awards)—aktor, “visual effects”, “costume design”, tata suara, dan film terbaik. |
|
|
Oleh: Ahmad Y. Samantho Revolusi Islam Iran (1979) yang dipimpin oleh Ayatullah Imam Khomeini adalah salah satu revolusi politik terpenting pada abad ke-20. Salah satu tokoh intelektual yang sangat berpengaruh terhadap lahirnya revolusi itu adalah Ali Shariati, yang mati syahid 32 tahun lalu pada bulan ini. |
|
|
Berita
November mendatang, ibu-ibu Indonesia akan mendapat kado istimewa berupa film bertajuk Emak Ingin Naik Haji. Memang, film ini tak hanya patut ditonton oleh kaum hawa, namun, film keluarga ini juga layak disaksikan oleh seluruh anggota keluarga. |
|
|
Kami, Keluarga Madina, Mohon Pamit. Mulai bulan depan, kami tidak akan hadir di pangkuan Anda. Kami bersama di sini memutuskan untuk berhenti terbit karena satu alasan: secara ekonomis, kami tak mungkin bertahan. Sebagai sebuah produk bisnis, Madina harus memperoleh pemasukan yang lebih besar daripada pengeluaran. Dan itu yang tidak kunjung bisa dicapai. |
|
|
Wawancara
Prof. Dr. Amina Wadud “Tak Ingin Jadi Islam Kedua” Sebagian kalangan Islam pasti tak asing dengan sosok Amina Wadud. Seorang feminis yang sempat menghebohkan dunia Islam. Tahun 2005, ia menjadi imam salat Jumat di New York, Amerika Serikat (AS). Sejak tiga bulan lalu, Madina berupaya mencari kesempatan untuk dapat mewawancarai profesor (perempuan) Studi Islam di Virginia Commonwealth University AS ini. Beberapa orang yang dekat dengannya mengatakan bahwa kehadiran muslimah warganegara AS keturunan Afrika ini ke Indonesia tak mau diekspos media. Kamis sore, 29 Mei 2009 lalu, akhirnya, kami dapat bertatap muka dan berbincang seputar kesetaraan gender, 9/11, konservatisme keagamaan, fatwa MUI, dan sebagainya. Berikut petikan wawancara eksklusif Achmad Rifki, Ahmad Samanto, dan Aisyah dari Madina dengan pengarang buku-buku mengenai kesetaraan gender, di antaranya Inside the Gender Jihad: Women’s Reform in Islam (Oxford U.K.: OneWorld Publisher, 2006). |
|
|
|
Setiap 2 Mei, kita merayakan Hari Pendidikan Nasional. Sejauh mana kemajuan yang telah digapai dunia pendidikan kita, dan apa tantangan yang mesti dihadapi di kemudian hari? Berikut petikan wawancara Achmad Rifki dan Irwan Amrizal dari Madina dengan Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina, seputar soal itu.
|
|
|
|
Who's Online
Kami memiliki 5 Tamu online
Tanya Madina
| Haidar Bagir Tanya : Saya sering mendengar orang berbicara tentang Islamisasi Ilmu. Apakah ini bukan hanya mimpi dan khayalan orang-orang yang sesungguhnya jahil terhadap perkembangan ilmu-pengetahuan modern? Bukankah ilmu –pengetahuan sepenuhnya bersifat empiris dan rasional? Jawab : Pertama, perlu difahami bahwa bahwa proyek islamisasi ilmu – setidaknya menurut pandangan saya -- bukan bersifat syar’i (halal-haram), melainkan dengan aspek etis dan intelektual Islam. |
|
|
Tanya: Masjid adalah tempat ibadah umat Islam. Segala ritus peribadatan umat Islam biasanya dilangsungkan di dalam masjid. Pertanyaan saya, bolehkah umat non-muslim masuk ke dalamnya misalnya untuk kepentingan yang bermanfaat dan maslahat untuk sebesar-besarnya umat manusia? |
|
|
Surat dari Seberang
| Oleh: Andar Nubowo Penulis tinggal di Paris, Prancis, dalam persiapan masuk ke S3 Ilmu Politik/Filsafat Politik di Ecoles des Hautes Etudes en Sciences Sociales (EHESS), setelah lulus S2 di universitas yang sama.
|
|
|
Bagaimana seorang muslim merespon sebuah ide bernama “Amsterdam”? Banyak pilihan,tapi tak mudah memilihnya.
|
|
|
|